Kamis, 05 April 2012

Pemaknaan Dibalik Psikologi Kematian

      Berbicara tentang kematian,apa yang kita rasakan ?.Yah Semua Perasaan menjadi satu,kita mungkin akan merasakan takut untuk menghadapi kematian tersebut.Rasa sedih yang menyergap bahwasanya orang yang kita cintai,semua yang kita senangi harus kita tinggalkan.Sehingga secara tidak sadar alam bawah sadar kita menolak akan kematian itu,dan terjadi pemborantakan jiwa untuk tidak mau mati.
Tidak bisa dipungkiri,bahwa secara psikologis kita semua menolak kematian.Sakit dan celaka adalah jembatan kearah kematian sehingga kita merasa takut.Rasa takut itu sendiri adalah akar dari keinginan kita untuk hidup nyaman,hidup yang abadi.Sehingga kita berupaya untuk menghindari segala hal yang menuju kematian itu sendiri.Seperti halnya kita mersa sakit,kita akan langsung pergi berobat dan tidak memperdulikan biaya yang harus kita keluarkan dengan harapan kita sembuh karena kita telah teryakini bahwa sakit adalah al yang paling dekat dengan kematian.
     Namun apakah kematian itu sepenuhnnya buruk ?. Sebetulnya tidak , kematian bukanlah lawan dari kehidupan.Kematian adalah mitra makna kehidupan,hanya dengan menyelami kematian itu manusia bisa hidup dengan indah sekaligus mati dengan indah.
                                             Pencarian Makna Sebelum Kematian Datang
    Yang dimaksud dengan pencarian makna disini adalah hakkikat kita sebagai manusia itu apa.apa makna dari hidup di dinia ini.sebagai makhluk beragam kita tentu mengetahui bahwa hakikat kita adalah untuk beribadah kepada Tuhan,kita diciptakan tuhan dan dihidupkan di atas bumi ini seharusnya tahu bahwa hidup di dunia yang fana ini hanyalah sebentar.Dan mengetahui bahwa hidup yang kekal dan abadi adalah kehidupan setelah kematian.Sehingga lebih banyak beribadah kepada tuhan dan melakukan banyak kebaikan.
                                                  Bayang bayang Kematian 
       Sebagian dari manusia ketika mengingat tentang bayang bayang kematian,tentu kita merasa takut.Bukat takut akan kehidupan yang ada setelah kematian,tetapi takut akan meninggalkan semua yang ada di dunia ini.Bayangan akan kemewahan dan kenikmatan yang kita peroleh di dunia ini punya daya tarik dan daya ikat yang kuat sehingga kita enggan meninggalkannya dan tetap menarik daripada kehidupan diakhirat nanti. Untuk itu,tidak salahnya mulai dari sekarang kita memikirkan dan mengingat kehidupan yang ada setelah kematian.mulai menanamkan dalam diri bahwa kehidupan yang abadi ada setelah kematian sehingga kita selalu berbuat hal yang positif dan menjauhi yang negative.sehingga kita yang ada bukan lagi takut akan kematian malah merindukan kematian itu sendiri.

                                                              Daftar Pustaka
Hidayat,Komaruddin.2005.Mengubah Ketakutan Menjadi Optimisme.jakarta ; Hikmah. Faqih,Khozim Abu.2004.Manajemen Kematian.jakarta;PT.Syaamil Cipta Media.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar